Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Catat Layanannya!

- 15 Mei 2024, 09:27 WIB
Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Catat Layanannya!./Dok BPJS Kesehatan
Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Catat Layanannya!./Dok BPJS Kesehatan /

CilacapUpdate.com - Tidak Semua Masalah Kesehatan Tercakup dalam BPJS Kesehatan! Berikut Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung

Program BPJS Kesehatan telah menjadi penopang penting dalam jaminan kesehatan di Indonesia, memberikan perlindungan finansial kepada peserta yang terdaftar.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua jenis penyakit atau layanan kesehatan dapat sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Meskipun peserta membayar iuran bulanan seperti asuransi kesehatan pada umumnya, cakupan layanan BPJS Kesehatan memiliki batasannya.

Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 mengatur secara khusus mengenai jenis penyakit dan layanan yang tidak termasuk dalam cakupan tersebut.

Berikut adalah daftar jenis penyakit dan layanan yang tidak dicakup oleh BPJS Kesehatan:

  1. Penyakit yang terjadi sebagai akibat dari wabah atau kejadian luar biasa.
  2. Perawatan yang bersifat estetika atau kecantikan, seperti operasi plastik.
  3. Perataan gigi, termasuk penggunaan behel.
  4. Penyakit yang timbul akibat tindak pidana, seperti kekerasan fisik atau seksual.
  5. Cedera atau penyakit yang disengaja oleh diri sendiri atau percobaan bunuh diri.
  6. Masalah kesehatan yang diakibatkan oleh konsumsi alkohol atau kecanduan obat-obatan.
  7. Pengobatan infertilitas atau mandul.
  8. Cedera atau penyakit yang timbul dari kejadian yang tidak dapat dihindari, seperti tawuran.
  9. Pelayanan kesehatan diluar negeri.
  10. Pengobatan yang dikategorikan sebagai eksperimen.
  11. Pengobatan alternatif atau tradisional yang belum terbukti efektif secara medis.
  12. Alat kontrasepsi.
  13. Perbekalan kesehatan untuk keperluan rumah tangga.
  14. Layanan kesehatan yang tidak sesuai dengan regulasi perundang-undangan.
  15. Layanan kesehatan di fasilitas yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
  16. Layanan kesehatan terkait dengan kecelakaan kerja yang sudah dijamin oleh program kecelakaan kerja.
  17. Layanan kesehatan yang sudah dicakup oleh program lain.
  18. Layanan lain yang tidak relevan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.

Memahami batasan-batasan ini penting agar peserta BPJS Kesehatan dapat mengelola harapan mereka dengan lebih baik dalam mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.***

Editor: Siyam


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah