Bagaimana Hukum Bermain Wayang Kulit? Simak Penjelasan dari Hadist Bukhari Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah

- 8 November 2022, 16:24 WIB
Ilustrasi wayang kulit.
Ilustrasi wayang kulit. /Tangkapan layar/YouTube Iwang Welly

 

Cilacap Update.com – Seni wayang kulit merupakan sebuah bentuk kesenian sekaligus juga sebagai sumber inspirasi dalam membangun kearifan, kepribadian, karakter bangsa.

Wayang kulit juga semata-mata bukan hanya tontonan, tetapi banyak yang menyebut sekaligus juga tuntunan.

bahwa wayang bukan hanya bisa dilihat dari seni memainkan (sabetan) wayang kulit, menceritakan kisah-kisah yang menarik secara dramatis, ditambah seni music (gamelan), dan sebagainya.

Pelaku kesenian wayang dinamakan dalang, pelindung kesenian penanggap, pendukung kesenian penonton.

Baca Juga: Apa Itu Flex Culture, Bahayanya Untuk Anak Muda, dan Bagaimana Cara Menyikapinya

Wayang tidaklah lengkap jika tanpa adanya ajaran dan pesan-esan yang edukatif. Kenapa demikian?

Karena penampilan seorang dalang wayang kulit, yang kering dari ajaran falsafah dianggap tidak sempurna.

Nilai-nilai dan konsep yang terkumpul dalam pewayangan sebenarnya boleh dikata sudah mendarah daging bagi masyarakat, khususnya indonesia.

Maka dari itu, hukum memainkan atau berperaga wayang adalah boleh selagi hal tersebut tidak keluar dari kaidah-kaidah yang membawa kearah menyekutukan Allah SWT.

Halaman:

Editor: Muhammad Nasrulloh

Sumber: Hadis Bukhari Muslim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah