Jelang Bebas, 4 Napiter Lapas High Risk Nusakambangan Hapus Tato

- 22 Mei 2024, 09:34 WIB
Empat narapidana terorisme (napiter) di Nusakambangan menjalani proses penghapusan tato pada tubuh mereka, Kamis (19/5/2024)../Dok PDM
Empat narapidana terorisme (napiter) di Nusakambangan menjalani proses penghapusan tato pada tubuh mereka, Kamis (19/5/2024)../Dok PDM /

CilacapUpdate.com - Menjelang hari pembebasan, empat narapidana terorisme (napiter) di Nusakambangan menjalani proses penghapusan tato pada tubuh mereka, Kamis (19/5/2024). Langkah ini merupakan bagian dari persiapan mereka untuk kembali ke keluarga dalam kondisi terbaik.

Tiga dari napiter tersebut adalah penghuni Lapas Pasir Putih, sementara satu lainnya berada di Lapas Kembangkuning. Proses penghapusan tato dilakukan di kedua lapas tersebut.

Program penghapusan tato ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan, Direktorat Identifikasi dan Sosialisasi (Idensos) Densus 88 AT Polri, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Lazismu Cilacap, dan Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Cilacap.

Inisiatif ini diusung oleh Direktorat Idensos Densus 88 AT Polri sebagai bagian dari program deradikalisasi napiter. Deradikalisasi bertujuan untuk mengoreksi pemahaman yang keliru dan membangun kembali keharmonisan di masyarakat dengan mengurangi paham kekerasan.

Menurut Iwan Zuli, Katim II Idensos Nusakambangan Densus 88 AT Polri, program deradikalisasi ini melibatkan berbagai pendekatan, termasuk ideologi, psikososial, dan ekonomi.

Baca Juga: Pemkab Cilacap Komitmen Implementasi Sistem Merit, Pastikan ASN Kerja untuk Kepentingan Publik, bukan Politik!

"Selain mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat, kami juga melakukan intervensi di lingkungan tempat tinggal napiter agar mereka bisa diterima kembali," ujarnya.

Pendekatan ideologi ini salah satunya diwujudkan dengan melibatkan PDM Cilacap.

Ketua PDM Cilacap, Habib Ghozali, turut serta dalam kegiatan ini. Ia juga berkesempatan bertemu dengan beberapa napiter yang akan segera bebas. Habib menyambut baik kerja sama antara PDM dan Densus 88 AT Polri dalam program deradikalisasi ini.

Halaman:

Editor: Muhammad Nasrulloh


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah